Tips

3 Jenis Plagiarisme Yang Paling Sering Terjadi

×

3 Jenis Plagiarisme Yang Paling Sering Terjadi

Share this article
3 Jenis Plagiarisme Yang Paling Sering Terjadi

Plagiarisme adalah hal yang sangat meresahkan berbagai pihak sebab praktik plagiarisme dilakukan untuk kepentingan pelaku tanpa seizin pemilik aslinya. Di zaman modern seperti sekarang ini, praktik plagiarisme semakin menjadi sebab plagiarisme kini semudah mengklik 4 tombol: CTRL + c dan CTRL + V.

Jenis Plagiarisme yang Sering Dilakukan

Namun plagiarisme tak hanya di dunia penulisan saja namun juga hampir di segala bidang. Misalnya plagiarisme terhadap musik atau desain juga kerap terjadi. Beberapa kegiatan plagiarisme bahkan dilakukan secara tidak sadar. Namun kali ini kita hanya akan membahas plagiarisme dalam dunia penulisan. Lalu apa saja jenis plagiarisme, berikut ulasannya:

3 Jenis Plagiarisme Yang Paling Sering Terjadi

Plagiat total

Plagiat kata adalah salah satu yang sangat sering dilakukan dalam dunia akademik baik disadari atau tak disadari karena ketidaktahuan. Ketika membuat sebuah karya tulis maka hal yang perlu dilakukan adalah mencari ide tulisan melakukan analisis terhadap sumber dan merangkai kata-kata atas temuan yang dilakukan.

Namun sebagian orang yang tidak bertanggung jawab tidak melakukan semua itu, ia hanya meng copy dan paste tanpa mencantumkan sumbernya.

Baca Juga : Jenis Plafon Akustik dan Keunggulannya yang Perlu Anda Ketahui

Plagiat ide

Ini adalah jenis plagiarisme yang sulit untuk dilakukan karena ide bersifat abstrak. Salah satu kasus yang sempat heboh di zamannya adalah tuduhan plagiarisme yang dilakukan oleh Pramoedya Ananta Toer terhadap karya Buya Hamka yang berjudul “Tenggelamnya Kapal Van der Wijck” yang mirip dengan novel karya seorang novelis Perancis. Meskipun demikian kebenarannya masih terus diperdebatkan.

Plagiat parafrase

Plagiat parafrase adalah plagiat yang juga sering dilakukan karena cenderung mudah dilakukan dan sulit untuk dideteksi. Caranya adalah dengan menuliskan ulang kalimat sumer dengan kalimat serta kata-kata penulis sendiri sehingga terlihat karya yang ditulis adalah miliknya tanpa mencantumkan sumber.

Plagiat parafrase sangat umum dalam jurnal, artikel, dan makalah.

Penutup

Plagiarisme adalah tindakan tak bermoral yang apabila dilakukan akan merugikan penulis aslinya. Ada baiknya apabila mengambil hasil karya orang lain maka sertakanlah sumber aslinya atau memakai Jasa Cek Turnitin sehingga bukan saja tulisan yang ditulis menjadi semakin kredibel, akan tetapi juga bebas plagiat, Hal itu juga bentuk penghargaan pada penulis aslinya.